PESISIR SELATAN — Tidak semua rencana manusia berjalan sesuai dengan harapan. Rezeki yang belum kunjung datang, pekerjaan yang belum menemukan jalan, persoalan hubungan hingga kegelisahan mengenai jodoh dapat menjadi bagian dari perjalanan hidup.
Di tengah berbagai ketidakpastian tersebut, Wakapolres Pesisir Selatan Kompol Syafrizen, SH, Datuk Rang Batuah, yang dikenal sebagai Ustaz Zen Hoki (UZH), mengajak masyarakat untuk menjadikan syukur dan sabar sebagai bekal dalam menjalani kehidupan.
Pesan itu disampaikan Syafrizen melalui “Lentera Hati”, Senin, 10 Agustus 2026.
“Bersyukur dan bersabar obat terbaik jalani kehidupan,” ujar UZH.
Menurutnya, manusia tidak perlu larut dalam kegelisahan ketika sesuatu yang diharapkan belum terwujud. Sebaliknya, setiap orang dapat memanfaatkan waktu yang ada untuk memperbaiki diri dan terus melakukan ikhtiar.
Jodoh Bukan Sekadar Menunggu
Dalam pesannya, Syafrizen juga menyoroti persoalan jodoh yang sering menjadi kegelisahan banyak orang. Kekhawatiran salah memilih pasangan merupakan hal yang wajar, tetapi menurutnya, seseorang tidak cukup hanya menunggu kehadiran pasangan yang dianggap baik.
Ia mengajak masyarakat terlebih dahulu berusaha menjadi pribadi yang baik.
“Mencari jodoh baik wajar khawatir bisa salah meleset. Yang penting ada kepastian. Bagaimana mengajak diri sendiri menjadi orang baik itu ikhtiar terhebat sebagai tugas kita yang harus segera dilakukan kekinian,” tuturnya.
Menurutnya, memperbaiki diri merupakan bagian dari ikhtiar yang dapat dilakukan setiap hari. Seseorang dapat memperbaiki karakter, menjaga hubungan dengan sesama, menunaikan tanggung jawab serta meningkatkan kedekatan kepada Allah SWT.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak kehilangan harapan terhadap ketetapan Allah SWT.
“Karena Allah SWT menjanjikan akan mempertemukan dengan jodoh yang baik pula. Janji manusia bisa tidak tertepati atau ingkar, tetapi Janji Allah SWT Pasti, Pasti, Pasti,” tegasnya.
Syukur dan Sabar dalam Menjalani Kehidupan
Syafrizen menekankan bahwa kehidupan manusia tidak hanya berkaitan dengan persoalan jodoh. Ada perjalanan hidup, rezeki, pertemuan dengan orang lain hingga kematian yang berada dalam ketentuan Allah SWT.
“Jika kita sudah baik maka Allah SWT bukan berikan jodoh saja yang baik, bahkan dalam hal 4 perkara yaitu Langkah, Rezeki, Pertemuan dan Maut akan diberikan dan tersuasana dalam keadaan baik. Bahkan alam semesta bumi dan langit akan berbuat baik, berdamai dengan kita,” katanya.
Pesan tersebut mengingatkan bahwa manusia tetap memiliki kewajiban untuk bekerja, berusaha dan berdoa, sementara hasil akhirnya diserahkan kepada Allah SWT.
Dalam kondisi tersebut, sabar bukan berarti berhenti berusaha. Sabar menjadi kekuatan untuk tetap menjalani proses tanpa kehilangan arah. Sementara syukur membantu seseorang melihat dan menghargai nikmat yang masih dimiliki.
Syafrizen kemudian mengajak masyarakat untuk tidak terlalu larut memikirkan sesuatu yang belum terjadi. Kehidupan tetap harus dijalani dengan memperbaiki diri, menjaga hubungan dengan sesama, bekerja dan berdoa.
Menjaga Harapan di Tengah Ketidakpastian
Melalui pesan “Lentera Hati”, Syafrizen mengajak masyarakat memahami bahwa tidak semua jawaban kehidupan harus diketahui saat ini.
Ada hal yang dapat diperjuangkan melalui ikhtiar dan ada pula perkara yang harus diterima sebagai ketetapan Allah SWT.
Ia menutup pesannya dengan doa agar berbagai hajat dan kebaikan yang diperjuangkan masyarakat mendapatkan kemudahan serta keberkahan.
“Subhanallah walhamdulillah walla illaha illallah wallahu akbar. Semoga doa dan hajat baik kita semuanya dikabulkan Allah SWT,” tuturnya.
Ia juga mendoakan agar masyarakat diberikan kemudahan, kelapangan, keselamatan, keberuntungan, kemuliaan, kesuksesan, keberkahan serta kebahagiaan di dunia dan akhirat.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kehidupan yang baik bukan selalu kehidupan yang seluruh keinginannya terpenuhi. Kehidupan yang baik juga dapat dimaknai sebagai kemampuan untuk bersyukur ketika mendapatkan, bersabar ketika menunggu, dan terus memperbaiki diri ketika jalan kehidupan belum terlihat jelas.
Dj/Rf..biro Pessel
Tidak ada komentar