Jembatan gantung penghubung Nagari Salido Sari Bulan dan Nagari Koto Rawang, Kecamatan IV Jurai, Pesisir Selatan, telah selesai dibangun.PAINAN, MEDIAMACANSUMATRA.COM — Masyarakat Nagari Koto Rawang, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan, menyambut baik selesainya pembangunan jembatan gantung di wilayah mereka.
Jembatan tersebut kembali menghubungkan Nagari Salido Sari Bulan dengan Nagari Koto Rawang. Masyarakat kini dapat melintas tanpa menggunakan jembatan darurat yang sebelumnya mereka pakai.

Firman Joni, S.Sos., Datuk Gamuak, menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan jembatan tersebut.
Firman merupakan niniak mamak sekaligus tokoh masyarakat Nagari Koto Rawang. Ia juga menjabat sebagai Ketua KAN Tambang.
Firman menyampaikan hal tersebut saat berbincang dengan Media Macan Sumatra di lokasi jembatan beberapa waktu lalu.
Menurut Firman, masyarakat menunggu sekitar tiga tahun untuk mendapatkan kembali akses jembatan yang layak.
Banjir bandang sebelumnya merusak dan memutus jembatan lama. Kondisi tersebut membuat masyarakat harus menggunakan jembatan darurat.
“Alhamdulillah, masyarakat sangat bersyukur dan berterima kasih. Jembatan yang selama ini kami tunggu akhirnya selesai dibangun. Sekarang akses masyarakat kembali lancar,” ujar Firman.
Firman menjelaskan bahwa kondisi jembatan darurat cukup memprihatinkan. Masyarakat tetap menggunakan jalur tersebut karena tidak memiliki pilihan lain.
Menurutnya, penggunaan jembatan darurat juga menyimpan risiko keselamatan. Bahkan, sebuah peristiwa di jalur darurat tersebut sempat merenggut nyawa warga.
Karena itu, masyarakat menyambut pembangunan jembatan baru dengan rasa lega. Mereka berharap fasilitas tersebut dapat memberikan akses yang lebih aman.
Jembatan gantung Koto Rawang memiliki panjang sekitar 100 meter. Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sekitar Rp7,4 miliar untuk pembangunan jembatan tersebut.
Salah satu kontraktor dari Kota Padang mengerjakan pembangunan jembatan hingga rampung.
Kini masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih mudah. Mereka juga dapat mengangkut hasil pertanian dan perkebunan melalui jalur tersebut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pesisir Selatan, Ir. Jaferi, ST., MM., membenarkan selesainya pembangunan jembatan tersebut.
Jaferi berharap jembatan itu dapat memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi warga.
“Dengan normalnya kembali sarana penghubung ini, kita berharap masyarakat dapat lebih lancar membawa hasil bumi dari Nagari Koto Rawang,” kata Jaferi.
Hasil bumi masyarakat antara lain kopi, karet, durian, padi, serta berbagai hasil pertanian lainnya.
Menurut Jaferi, keberadaan jembatan juga membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas pendidikan. Anak-anak sekolah setiap hari menggunakan jalur tersebut untuk menuju sekolah.
Jaferi mengimbau masyarakat untuk menjaga dan merawat jembatan secara bersama-sama.
Ia berharap masyarakat menggunakan jembatan sesuai peruntukannya. Perawatan yang baik dapat memperpanjang usia penggunaan jembatan.
“Kita berharap masyarakat ikut memelihara dan merawat jembatan ini sehingga dapat terus berdaya guna dan mendukung kelancaran aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Dengan rampungnya pembangunan jembatan gantung tersebut, masyarakat Nagari Koto Rawang kembali memperoleh akses transportasi yang lebih layak.
Jembatan ini juga menjadi jalur penting bagi kegiatan ekonomi, pendidikan, dan aktivitas harian masyarakat di wilayah tersebut.
20-Agustus-2026
DJ/TA


Tidak ada komentar