Antrean kendaraan mengular puluhan kilometer setelah truk melintang menutup jalan di Lintas Timur Jambi–Riau, Km 49 Bukit Baling, Sabtu (25/4/2026).MUARO JAMBI – Kecelakaan truk Bukit Baling di Km 49, Desa Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, menyebabkan lumpuh totalnya arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur Jambi–Riau, Sabtu (25/4/2026).
Insiden ini terjadi setelah sebuah kendaraan berat terguling dan melintang di tengah badan jalan, menutup akses dari dua arah tanpa celah. Akibatnya, ribuan kendaraan tidak dapat melintas.

Kemacetan akibat kecelakaan truk Bukit Baling mulai terjadi sejak Jumat malam, 24 April 2026, sekitar pukul 21.00 WIB. Hingga Sabtu siang pukul 11.18 WIB, kondisi masih belum menunjukkan pergerakan signifikan.
“Pengguna jalan kami imbau untuk mencari jalur alternatif atau menunda perjalanan sementara hingga kondisi kembali normal,” ujar petugas di lokasi.
Truk logistik, mobil pribadi, dan bus antarkota terjebak antrean panjang hingga puluhan kilometer, membuat jalur Lintas Timur lumpuh total lebih dari 14 jam.
Beberapa pengemudi memilih turun dari kendaraan karena tidak ada kepastian kapan jalur akan kembali normal. Kondisi ini memperlihatkan betapa vitalnya jalur Lintas Timur sebagai penghubung distribusi antarprovinsi di Sumatera.

Proses evakuasi terkendala oleh posisi kendaraan yang melintang sempurna di badan jalan. Petugas mendatangkan alat berat tambahan untuk mempercepat pemindahan badan truk.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait penyebab pasti kecelakaan maupun informasi korban. Namun, aparat di lapangan terus berupaya mempercepat proses evakuasi.
Kecelakaan ini mengganggu pengguna jalan sekaligus menghambat distribusi logistik di jalur utama. Keterlambatan pengiriman barang kebutuhan pokok berpotensi terjadi akibat terputusnya jalur utama ini.
Petugas meminta pengguna jalan segera mencari jalur alternatif atau menunda perjalanan hingga arus kembali normal.
Repoter : Fajar Gazali


Tidak ada komentar