Kebersamaan Anuir Datuk Rajo Usali (kiri) bersama Ketua Melayu Kota Padang, Bapak Sudirusman (kanan) usai prosesi Mengukuh Gala di Gedung LKAAM Sumbar, Rabu (15/4/2026).PADANG, SUMATERA BARAT – Rabu, 15 April 2026. Aura sakral menyelimuti Gedung Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Provinsi Sumatera Barat hari ini. Pihak penyelenggara secara resmi menggelar prosesi Mengukuh Gala bagi Anuir Datuk Rajo Usali. Momen ini menjadi langkah penting dalam menjaga estafet kepemimpinan adat di Ranah Minang.
Kehadiran Tokoh Lintas Elemen
Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting. Selain itu, salah satu momen ikonik adalah kebersamaan hangat antara Anuir Datuk Rajo Usali dengan Bapak Sudirusman, Ketua Melayu Kota Padang. Kehadiran para tokoh ini menegaskan kuatnya sinergi antar-pemangku kepentingan sosial dan budaya di Sumatera Barat.
Simbol Kehormatan dan Tanggung Jawab
Lebih dari itu, prosesi ‘Mengukuh Gala’ ini bukan sekadar seremoni pergantian nama saja. Sebaliknya, acara ini adalah simbol pemberian amanah besar untuk membimbing kaum. Gelar ini menuntut tanggung jawab besar dalam menjaga marwah adat salingka nagari.
Saat prosesi berlangsung, Anuir Datuk Rajo Usali tampil berwibawa dengan pakaian adat kebesaran. Beliau tampak berdampingan dengan Bapak Sudirusman yang memberikan dukungan penuh atas pengukuhan tersebut.
Menjaga Tradisi di Era Modern
”Pengukuhan ini merupakan bukti nyata bahwa adat Minangkabau tetap hidup,” ujar salah satu panitia di lokasi. Oleh karena itu, sinergi antara pemangku adat dan tokoh masyarakat sangat krusial untuk membangun harmoni di tengah zaman yang terus berubah.
Sinergi Tokoh Masyarakat
Selanjutnya, pertemuan kedua tokoh di depan Galeri Niniak Mamak menunjukkan bahwa pelestarian budaya adalah tanggung jawab kolektif.
Akhirnya, melalui pengukuhan ini, Anuir Datuk Rajo Usali berkomitmen menjadi pemimpin kaum yang amanah. Beliau juga siap terus berkolaborasi demi memajukan sosial-budaya di Kota Padang
Penulis: Redaksi


Tidak ada komentar