Pessel Melejit di Porprov Sumbar, Dari 13 Menjadi 31 Medali dalam Hitungan Hari

Redaksi MacanSumatra
8 Okt 2026 12:14
Olahraga 0 72
4 menit membaca

PAINAN — Kontingen Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menunjukkan tren positif dalam perburuan medali Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026. Dalam rentang beberapa hari pertandingan, perolehan medali Pessel melonjak dari 13 medali pada 5 Oktober menjadi 31 medali hingga Rabu (7/10/2026) sore, dengan enam di antaranya medali emas.

 

Perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa persaingan Pessel di ajang olahraga tingkat provinsi masih jauh dari selesai. Sejumlah cabang olahraga terus menyumbangkan medali, sementara beberapa cabor lainnya masih menjalani pertandingan.

 

Pada Senin (5/10), Pessel tercatat mengoleksi 13 medali, terdiri dari tiga emas, dua perak dan delapan perunggu. Dua emas saat itu berasal dari Taekwondo, sementara satu emas lainnya dipersembahkan Petanque.

 

Sehari berikutnya, perolehan tersebut meningkat tajam. Hingga Selasa (6/10) siang, kontingen Pessel telah mengantongi 16 medali, dengan Taekwondo menjadi salah satu penyumbang utama melalui dua emas, dua perak dan empat perunggu. Petanque menyumbang satu emas dan satu perunggu, sedangkan Gulat menghasilkan tiga perak dan dua perunggu. Sepaktakraw, Aquatik dan Sambo masing-masing menambah satu perunggu.

 

Namun, pergerakan medali tidak berhenti sampai siang hari.

 

Pada Selasa sore, jumlah tersebut kembali melonjak menjadi 27 medali, terdiri dari empat emas, 11 perak dan 12 perunggu. Tambahan dua emas datang dari Petanque, yang sekaligus menambah dua medali perunggu. Pada fase ini, delapan cabor sudah tercatat sebagai penyumbang medali Pessel.

 

Komposisinya menunjukkan kontribusi yang cukup merata. Taekwondo mengoleksi delapan medali, yakni dua emas, dua perak dan empat perunggu. Petanque menyumbangkan empat medali, terdiri dari dua emas dan dua perunggu. Gulat menghasilkan tujuh medali berupa lima perak dan dua perunggu.

 

Selain itu, Sepak Takraw menyumbangkan satu perak dan satu perunggu, Menembak dua perak, Bola Tangan satu perak, Aquatik satu perunggu serta Sambo dua perunggu.

 

Dari 27 Menjadi 31 Medali

 

Perburuan medali kembali bergerak pada Rabu (7/10).

 

Hingga pagi, Pessel tercatat telah mengumpulkan 28 medali. Beberapa jam kemudian, capaian itu kembali meningkat. Hingga Rabu sore, total medali Pessel mencapai 31, dengan komposisi enam emas, 11 perak dan 14 perunggu.

 

Tambahan dua emas berasal dari cabang olahraga Menembak dan Selancar. Sementara Petanque kembali memberikan tambahan satu medali perunggu.

 

Dengan demikian, hingga pembaruan terakhir, delapan cabor telah menyumbangkan medali untuk Pessel.

 

Taekwondo menjadi salah satu kekuatan utama dengan delapan medali, terdiri dari dua emas, dua perak dan empat perunggu. Petanque mengoleksi dua emas dan empat perunggu. Menembak menyumbangkan satu emas dan dua perak, sedangkan Selancar mencatatkan satu emas.

 

Gulat tetap menjadi salah satu penyumbang penting dengan lima perak dan dua perunggu. Sepak Takraw menyumbangkan satu perak dan satu perunggu, Bola Tangan satu perak, Aquatik satu perunggu dan Sambo dua perunggu.

 

Peluang Belum Berhenti

 

Capaian 31 medali belum dapat dianggap sebagai hasil akhir. Ketua Bidang Pertandingan KONI Pessel, Wawan Kurniawan, menyebut masih terdapat cabang olahraga yang belum memulai pertandingan maupun masih menjalani rangkaian kompetisi.

 

Artinya, peluang Pessel menambah medali masih terbuka.

 

Kondisi tersebut menjadi penting karena lonjakan perolehan medali dalam beberapa hari terakhir menunjukkan adanya momentum positif. Dari 13 medali pada 5 Oktober, Pessel bertambah menjadi 16 medali pada Selasa siang, 27 medali pada Selasa sore, kemudian 28 medali pada Rabu pagi dan akhirnya 31 medali pada Rabu sore.

 

Ketua KONI Pessel, M. Adli, mengapresiasi perjuangan para atlet yang telah memberikan kontribusi bagi daerah. Ia meminta atlet yang masih bertanding menjaga semangat, menjunjung tinggi sportivitas dan memberikan kemampuan terbaik.

 

“Yang penting semangat. Tunjukkan semangat sportivitas, jangan cepat lelah, capai yang terbaik untuk Pessel dan jaga kesehatan,” ujarnya.

 

Bukan Hanya Medali, Kondisi Atlet Juga Jadi Perhatian

 

Di tengah tren positif perolehan medali, perhatian KONI Pessel juga diarahkan pada kondisi atlet.

 

Pada Rabu (7/10), Ketua KONI Pessel M. Adli bersama jajaran pengurus membesuk dua atlet Pessel yang mengalami cedera dan menjalani perawatan medis di Padang. Keduanya adalah Jefri dari Taekwondo dan Dini Anesa Putri dari Floorball.

 

Jefri mengalami cedera saat bertanding pada kelas Kyorugi 87 kilogram dan kemudian mendapatkan perawatan lanjutan di RS DR Reksodiwiryo Ganting Padang. Kondisinya dilaporkan mulai membaik.

 

Langkah tersebut menunjukkan bahwa perjalanan Pessel di Porprov tidak semata-mata berbicara mengenai jumlah medali. Di balik setiap capaian terdapat perjuangan atlet, termasuk risiko cedera yang harus mendapatkan perhatian serius.

 

31 Medali dan Enam Emas: Pessel Masih Memburu Tambahan

 

Hingga Rabu sore, 31 medali dengan enam emas menjadi catatan sementara perjalanan Pessel di Porprov Sumbar 2026.

 

Enam emas tersebut berasal dari Taekwondo sebanyak dua, Petanque dua, Menembak satu dan Selancar satu.

 

Dengan sejumlah pertandingan yang masih berjalan, posisi tersebut masih berpeluang berubah.

 

Yang jelas, Pessel telah memperlihatkan grafik peningkatan yang cukup tajam dalam beberapa hari. Dari 13 medali pada Senin menjadi 31 medali pada Rabu sore—bertambah 18 medali dalam dua hari.

 

Kini tantangannya bukan lagi sekadar membuka keran medali, tetapi menjaga konsistensi hingga seluruh pertandingan berakhir.

 

Bagi KONI Pessel, para atlet yang masih berjuang menjadi tumpuan berikutnya untuk kembali menambah koleksi emas, perak maupun perunggu dan membawa nama Pesisir Selatan semakin diperhitungkan dalam persaingan olahraga Sumatera Barat.

Dj/ RF biro pesisir selatan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    x
    x