Ketua TP PKK Kabupaten Pesisir Selatan, Lisda Hendrajoni, berfoto bersama kader PKK dan peserta usai pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dalam rangka percepatan terwujudnya Nagari Zero Stunting di Puskesmas Salido, Kecamatan IV Jurai.PESISIR SELATAN — Langkah serius memerangi stunting kembali digaungkan di Kabupaten Pesisir Selatan. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesisir Selatan, Lisda Hendrajoni, memimpin langsung pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) pada Selasa, 14 Juli 2026, sebagai bagian dari upaya mempercepat terwujudnya Nagari Zero Stunting.
Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menggelar GERMAS di Puskesmas Salido, Kecamatan IV Jurai, dengan melibatkan Dinas Kesehatan, tenaga medis, kader PKK, pemerintah nagari, serta masyarakat sebagai wujud kolaborasi dalam percepatan penurunan angka stunting. Kehadiran berbagai elemen tersebut menjadi simbol kuat bahwa perang melawan stunting membutuhkan gerakan bersama, bukan sekadar program pemerintah.
Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menggelar aksi GERMAS untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sejak dini. Pemerintah daerah mendorong masyarakat mencegah stunting dengan menerapkan perilaku hidup sehat di tingkat keluarga, seperti mengonsumsi makanan bergizi, menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala, rutin beraktivitas fisik, serta menjaga kebersihan lingkungan.
Dalam sambutannya, Lisda Hendrajoni menegaskan bahwa GERMAS merupakan gerakan kolektif yang harus menjadi budaya di tengah masyarakat, bukan hanya kegiatan seremonial.
“GERMAS bukan sekadar kegiatan sesaat, tetapi sebuah gerakan bersama yang harus terus dijalankan. Jika seluruh elemen masyarakat bersatu, maka cita-cita menghadirkan Nagari Zero Stunting dapat diwujudkan,” ujarnya.
Menurut Lisda, keluarga memiliki peran paling penting dalam mencegah stunting. Lisda Hendrajoni mendorong para orang tua untuk memenuhi kebutuhan gizi anak, menjaga kesehatan ibu hamil, dan rutin memanfaatkan layanan kesehatan yang disediakan pemerintah sebagai langkah nyata mencegah stunting.
Panitia juga memberikan penyuluhan kesehatan dan mengedukasi masyarakat tentang penerapan pola hidup bersih dan sehat, konsumsi makanan bergizi seimbang, pentingnya aktivitas fisik, pemeriksaan kesehatan secara rutin, serta menjaga kesehatan ibu dan balita sebagai kelompok yang paling rentan mengalami stunting.
Melalui gerakan ini, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat terus meningkat.
Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan memperkuat sinergi dengan PKK, tenaga kesehatan, pemerintah nagari, dan masyarakat untuk mempercepat penurunan angka stunting sehingga target mewujudkan Nagari Zero Stunting dapat segera tercapai.
Gerakan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, berkualitas, dan siap menyongsong Indonesia Emas melalui pembangunan kesehatan yang berkelanjutan.
Dj/RF biro Pesisir Selatan


Tidak ada komentar