Tim URC AMK SAKATO bersama Brimob Polda Sumbar bergerak cepat melakukan gotong royong dan pendataan korban bencana galodo di Gunung Talang, Solok.

Redaksi MacanSumatra
22 Sep 2026 14:17
2 menit membaca

SOLOK, 22 September 2026 — Bencana alam banjir bandang (galodo) menerjang kawasan Nagari Batang Barus, Jorong Kayu Aro, Kecamatan Gunung Talang, Kota Solok pada Selasa (22/9). Peristiwa yang terjadi secara mendadak tersebut mengakibatkan dampak yang cukup besar bagi kehidupan masyarakat serta infrastruktur setempat.

​Merespons musibah tersebut, Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Kebencanaan dari Asosiasi Amanah Minangkabau Sakato (AMK SAKATO) bergerak cepat menuju lokasi kejadian guna memberikan bantuan penanganan awal. Bersama personil Brimob Polda Sumatera Barat (Sumbar), para relawan bahu-membahu melaksanakan aksi gotong royong memulihkan kondisi pemukiman dan akses jalan.

​Aksi tanggap darurat ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum AMK SAKATO, Bapak David Oktavianus. Di lokasi bencana, tim gabungan berfokus pada pembersihan material galodo yang menutupi jalur akses vital, sekaligus mendata warga serta korban jiwa yang terdampak musibah ini.

​”Kami hadir untuk memastikan penanganan awal berjalan cepat dan tepat. Fokus utama kami saat ini adalah membantu pembukaan akses yang tertutup material banjir serta mendata seluruh kebutuhan mendesak warga terdampak,” ujar Ketua Umum AMK SAKATO, David Oktavianus di lokasi kejadian.

​Guna mempercepat proses validasi data dan penyaluran bantuan, Tim URC AMK SAKATO juga berkoordinasi intensif dengan tokoh masyarakat setempat. Pada Selasa malam, tim mengumpulkan keterangan resmi bersama Ketua Pemuda setempat, Bapak Eko, serta warga Jorong Kayu Aro.

​Upaya kolaboratif antara relawan AMK SAKATO, aparat Brimob Polda Sumbar, dan masyarakat lokal diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan pascabencana serta memastikan seluruh warga yang terdampak mendapatkan penanganan yang memadai.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    x
    x