Petugas kepolisian dibantu warga melakukan proses evakuasi di lokasi kebakaran pondok yang menewaskan seorang petani lansia di kawasan perkebunan Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Kamis (6/8/2026).PESISIR SELATAN – Duka menyelimuti masyarakat Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, setelah sebuah pondok di tengah kawasan perkebunan dilalap si jago merah pada Kamis (6/8/2026). Seorang petani lanjut usia dilaporkan meninggal dunia karena diduga terjebak di dalam pondok yang terbakar, sementara istrinya berhasil diselamatkan meski mengalami luka bakar.
Peristiwa nahas tersebut terjadi di pondok sederhana yang selama ini digunakan pasangan suami istri tersebut sebagai tempat beristirahat saat menggarap kebun. Lokasi pondok yang berada jauh dari permukiman menyebabkan proses pertolongan warga terkendala, sehingga api dengan cepat menghanguskan bangunan yang sebagian besar terbuat dari material kayu.
Warga yang mengetahui kejadian itu berupaya memadamkan api sekaligus menyelamatkan penghuni pondok. Dalam proses evakuasi, sang istri berhasil dikeluarkan dari dalam bangunan dan segera dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan akibat luka bakar yang dialaminya.
Namun, suaminya tidak sempat diselamatkan. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas menemukan korban telah meninggal dunia di dalam pondok yang hangus terbakar.
Petugas dari kepolisian bersama instansi terkait langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab kebakaran. Garis polisi dipasang di sekitar lokasi, sementara sejumlah saksi dimintai keterangan sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Kapolsek setempat menyampaikan bahwa hingga saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
“Kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan para saksi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran ini,” ujarnya.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat menggunakan api di pondok kebun maupun bangunan yang mudah terbakar.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati saat menggunakan api di kawasan perkebunan. Pastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi agar kejadian serupa tidak terulang,” katanya.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan perkebunan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di lokasi yang jauh dari akses bantuan, sehingga risiko jatuhnya korban jiwa dapat diminimalkan.
(Dj/RF – Biro Pesisir Selatan)


Tidak ada komentar