
PESISIR SELATAN – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Pesisir Selatan menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Kecamatan (Muscam) di tiga kecamatan sekaligus, Senin (13/7/2026), di Abyan Waterpark, Nagari Koto Berapak, Kecamatan Bayang. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi sekaligus regenerasi kepemimpinan Partai Golkar di tingkat kecamatan.
Muscam dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pesisir Selatan Syafril Saputra, SH., MH., didampingi Sekretaris Ermiwati, SE., Bendahara Erminson, anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Pesisir Selatan Fajri Sanjaya, SKM. dan Ali Asman, SE., pengurus partai, kader, serta tokoh masyarakat.

Sidang pleno yang dipimpin Gondo Syafwan menetapkan tiga ketua Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Partai Golkar melalui mekanisme musyawarah mufakat.
Hasil Muscam menetapkan:
Wesi Handayani, S.M. sebagai Ketua DPK Golkar Kecamatan Koto XI Tarusan.
Selni Oktavia, S.E. sebagai Ketua DPK Golkar Kecamatan Bayang Utara.
Ali Asman, S.E. sebagai Ketua DPK Golkar Kecamatan Bayang.
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pesisir Selatan Syafril Saputra menegaskan bahwa Muscam bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi menjadi langkah strategis dalam memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kecamatan.
Menurutnya, soliditas kader, kaderisasi yang berkelanjutan, serta penguatan organisasi menjadi prioritas utama dalam menjalankan roda partai sesuai arahan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.
Ia juga mengingatkan seluruh kader agar terus menjaga budaya organisasi yang berlandaskan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar, sehingga setiap keputusan tetap ditempuh melalui mekanisme musyawarah.
“Musyawarah kecamatan merupakan bagian dari proses demokrasi internal yang harus dijaga. Dari sinilah kekuatan organisasi dibangun, dimulai dari kekompakan kader hingga kesiapan menghadapi berbagai agenda partai ke depan,” ujar Syafril.
Rangkaian Muscam kemudian ditutup oleh Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Pesisir Selatan Ermiwati, SE. Ia mengajak seluruh ketua DPK yang baru terpilih untuk mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab serta membangun komunikasi yang kuat dengan seluruh kader hingga tingkat nagari.
Menurut Ermiwati, kepengurusan baru harus mampu menerjemahkan program-program partai menjadi kerja nyata, memperkuat konsolidasi organisasi, serta meningkatkan capaian politik Partai Golkar pada berbagai agenda politik mendatang.
Dengan berakhirnya Muscam di Kecamatan Bayang, Bayang Utara, dan Koto XI Tarusan, DPD Partai Golkar Kabupaten Pesisir Selatan menegaskan komitmennya memperkuat mesin organisasi melalui regenerasi kepemimpinan, konsolidasi internal, serta peningkatan soliditas kader demi mewujudkan Partai Golkar yang semakin kuat, profesional, dan kompetitif.
Sumber: Dj/Rf biro pessel
Tidak ada komentar