PESISIR SELATAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Selatan terus memperkuat promosi investasi. Pemerintah juga mempercepat pengembangan Pelabuhan Panasahan sebagai proyek strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan memperkuat jaringan logistik di pesisir barat Sumatera.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pesisir Selatan, Ahmad Hidayat, mengatakan pemerintah daerah menjadikan peningkatan investasi sebagai salah satu prioritas pembangunan.
“Keikutsertaan dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu strategi untuk memperkenalkan potensi unggulan daerah sekaligus membuka peluang kerja sama investasi yang lebih luas,” kata Ahmad Hidayat.
Promosi Investasi Lewat Apkasi Otonomi Expo 2026
DPMPTSP Kabupaten Pesisir Selatan mengikuti Technical Meeting Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menuju Apkasi Otonomi Expo 2026 yang akan berlangsung pada akhir Agustus mendatang.
Melalui forum tersebut, Pemkab Pesisir Selatan memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah kepada calon investor. Pemerintah berharap langkah ini membuka peluang investasi baru dan memperluas kerja sama dengan dunia usaha.
Selain itu, pemerintah terus meningkatkan kualitas pelayanan perizinan melalui sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Langkah ini bertujuan menciptakan iklim investasi yang kondusif, transparan, dan akuntabel.
Pelabuhan Panasahan Jadi Prioritas Pengembangan
Pemkab Pesisir Selatan juga mempercepat pengembangan Pelabuhan Panasahan. Pemerintah memproyeksikan pelabuhan tersebut menjadi pelabuhan pengumpul di kawasan pesisir barat Sumatera.
Untuk mempercepat realisasi program itu, DPMPTSP bersama Dinas Perhubungan dan Dinas PUPR mendampingi Bupati Pesisir Selatan bertemu dengan Direktur Utama PT Krakatau Bandar Samudera.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang kerja sama pengelolaan Pelabuhan Panasahan agar menjadi pelabuhan modern, profesional, dan berdaya saing.
Perkuat Logistik dan Dorong Ekonomi Daerah
Ahmad Hidayat menjelaskan bahwa pengembangan Pelabuhan Panasahan mendapat dukungan pemerintah pusat. Pelabuhan ini akan memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus meningkatkan sistem logistik di pesisir barat Sumatera.
Ke depan, pelabuhan tersebut akan melayani distribusi berbagai komoditas strategis, seperti crude palm oil (CPO) dan batu bara. Pemerintah juga menyiapkan kerja sama dengan PT Krakatau Bandar Samudera sebagai bagian dari rencana pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
Menurut Ahmad Hidayat, pengembangan pelabuhan akan membuka lapangan kerja baru, meningkatkan aktivitas ekonomi, dan menambah pendapatan daerah.
FGD Bahas Langkah Lanjutan
Pemkab Pesisir Selatan akan menggelar Focus Group Discussion (FGD) lintas sektor di Kota Padang pada minggu ketiga Agustus 2026. Forum tersebut akan membahas rencana aksi, strategi, dan skema kerja sama untuk mempercepat investasi.
Ahmad Hidayat mengajak pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat memperkuat kolaborasi. Menurutnya, sinergi semua pihak menjadi kunci menghadirkan investasi berkualitas yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Pesisir Selatan.
Dj/RF | Biro Pesisir Selatan
Editor: Amelia Suryani
Tidak ada komentar