Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni bersama jajaran pemerintah daerah, DPRD, dan tokoh masyarakat melakukan peletakan batu pertama pembangunan kembali Jembatan Gantung Bintungan di Nagari Pelangai Gadang, Senin (3/8/2026).PESISIR SELATAN – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan resmi memulai pembangunan kembali Jembatan Gantung Bintungan di Nagari Pelangai Gadang, Kecamatan Ranah Pesisir, Senin (3/8/2026). Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya proyek tersebut.
Jembatan ini menjadi akses utama masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian, menuju sekolah, memperoleh layanan kesehatan, dan menjalankan aktivitas ekonomi. Banjir pada November 2025 menghanyutkan jembatan sehingga warga terpaksa menggunakan jalur alternatif yang lebih jauh.
Bupati Hendrajoni menegaskan bahwa pemerintah daerah menjadikan pemulihan infrastruktur sebagai prioritas pembangunan. Menurutnya, infrastruktur yang baik akan mempercepat mobilitas masyarakat dan menggerakkan perekonomian daerah.
“Infrastruktur merupakan urat nadi pembangunan dan penggerak ekonomi masyarakat,” kata Hendrajoni.
Ia menjelaskan, kondisi jembatan mulai menurun sejak 2024. Kemudian banjir besar pada 27 November 2025 merusak konstruksi hingga hanyut terbawa arus sungai.
Kerusakan itu membuat masyarakat harus menempuh perjalanan lebih jauh untuk bekerja, bersekolah, maupun memperoleh pelayanan kesehatan.
Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan mengajukan bantuan pendanaan kepada pemerintah pusat melalui skema Transfer ke Daerah (TKD). Usulan tersebut disetujui sehingga pembangunan dapat dimulai pada tahun anggaran 2026.
Hendrajoni berharap jembatan baru mampu mempercepat mobilitas warga sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat Ranah Pesisir.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pesisir Selatan, Jaferi, mengatakan jembatan baru memiliki bentang sepanjang 90 meter.
CV Arifan mengerjakan proyek tersebut dengan nilai kontrak sekitar Rp4,73 miliar. Pemerintah menargetkan pekerjaan selesai dalam waktu 150 hari kalender atau pada akhir Desember 2026.
“Target kami pembangunan dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga masyarakat segera kembali menikmati akses yang layak,” ujar Jaferi.
Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, Novermal, mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan yang memulai pembangunan Jembatan Gantung Bintungan. Menurutnya, masyarakat telah lama menantikan proyek tersebut.
Ia juga berharap pemerintah melanjutkan pembangunan infrastruktur lain, seperti penataan Pasar Balaiselasa dan pemasangan lampu High Mast agar aktivitas perdagangan dapat berlangsung hingga malam hari.
Sementara itu, Ketua DPRD Pesisir Selatan, Darmansyah, menyebut pemerintah daerah berhasil memperoleh sekitar Rp41 miliar dana TKD dari pemerintah pusat.
Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan mengarahkan sekitar Rp10 miliar dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk pembangunan berbagai infrastruktur di Kecamatan Ranah Pesisir.
Anggota DPR RI Lisda Hendrajoni bersama jajaran DPRD Kabupaten Pesisir Selatan, unsur Forkopimca, kepala OPD, pemerintah nagari, dan tokoh masyarakat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Gantung Bintungan.
Penulis: Dj/RF Biro Pesisir Selatan
Editor: Amelia Suryani C.ILJ


Tidak ada komentar