Deklarasi Akbar Anti Narkoba dan LGBT di Sumbar

Redaksi MacanSumatra
21 Jun 2026 13:12
3 menit membaca

Ribuan Warga Hadiri Deklarasi Anti Narkoba dan LGBT

PADANG, MACAN SUMATERA – Ribuan masyarakat memadati kawasan Car Free Day di depan Mapolda Sumbar, Minggu (21/6/2026). Mereka mengikuti Deklarasi Anti Narkoba dan LGBT sebagai bentuk komitmen bersama untuk melindungi generasi muda.

Peserta deklarasi berasal dari berbagai unsur masyarakat. Mereka berkomitmen mencegah penyalahgunaan narkotika, tawuran, pergaulan bebas, dan berbagai perilaku sosial yang merusak masa depan generasi bangsa.

Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar bersama Forkopimda Sumbar menggagas kegiatan tersebut. Deklarasi ini menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh adat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat dalam menjaga nilai agama dan budaya Minangkabau.

Hadir dalam kegiatan itu Wali Kota Padang Fadly Amran, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi, Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, Danrem 032/Wirabraja Brigjen TNI Aji Mimbarno, Kepala BNNP Sumbar Toton Rasyid, Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar Datuak Sati, serta unsur Forkopimda dan masyarakat.

Penandatanganan Kain Putih Sepanjang Satu Kilometer

Panitia menggelar penandatanganan deklarasi pada kain putih sepanjang satu kilometer. Ribuan peserta membubuhkan tanda tangan sebagai simbol komitmen bersama.

Mereka menyatakan penolakan terhadap narkoba, tawuran, pergaulan bebas, dan berbagai perilaku yang dianggap merusak masa depan generasi muda.

Wali Kota Fadly Amran Dorong Penguatan Karakter Generasi Muda

Wali Kota Padang Fadly Amran mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung deklarasi tersebut.

Menurutnya, perlindungan terhadap generasi muda membutuhkan keterlibatan semua pihak. Pemerintah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, dan keluarga harus bergerak bersama.

Fadly menjelaskan bahwa Pemko Padang terus memperkuat pembinaan karakter generasi muda melalui berbagai program unggulan.

Smart Surau dan Sinergi Nagari Jadi Andalan

Pemko Padang menjalankan Program Smart Surau untuk menghidupkan kembali fungsi surau sebagai pusat pendidikan agama dan pembinaan akhlak.

Selain itu, Pemko Padang juga mengembangkan Program Sinergi Nagari. Program ini melibatkan Dubalang Kota dalam menjaga ketertiban sosial dan memperkuat nilai-nilai adat di tengah masyarakat.

“Pemko Padang mengapresiasi deklarasi ini sebagai wujud komitmen bersama menolak berbagai bentuk penyimpangan. Kota Padang dan Sumatera Barat harus menjadi daerah yang diberkahi dengan berlandaskan nilai agama dan budaya sesuai falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah,” ujar Wali kota padang Fadly Amran.

Kapolda Sumbar Ajak Masyarakat Cegah Narkoba Sejak Dini

Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menegaskan bahwa deklarasi ini tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial.

Ia mengajak masyarakat untuk mewujudkan komitmen tersebut melalui tindakan nyata. Menurutnya, keluarga dan lingkungan sekitar memiliki peran penting dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.

Kapolda menilai narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda. Karena itu, seluruh elemen masyarakat harus meningkatkan kepedulian dan pengawasan sejak dini.

Melalui deklarasi ini, peserta berharap lahir gerakan bersama yang berkelanjutan. Mereka ingin menjaga generasi muda Sumatera Barat agar tumbuh sehat, berkarakter, berakhlak, dan menjunjung tinggi nilai agama serta budaya Minangkabau.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x