Rapat Dengar Pendapat di DPRD Pessel berlangsung panas saat membahas polemik bangunan mirip klenteng di Pulau Cubadak.PESISIR SELATAN — Suasana Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait polemik bangunan mirip klenteng di Pulau Cubadak, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, berlangsung panas di Ruang Rapat Paripurna DPRD Pessel, Senin (18/5/2026).
Ketua DPRD Pesisir Selatan Darmansyah kecewa terhadap jawaban perwakilan PT Lautan Mas Teguh Abadi (LMTA).
Darmansyah marah karena Legal dan Humas PT LMTA, Yohanes Permana, tidak memberi jawaban tegas soal bangunan yang memicu polemik di tengah masyarakat.
Dalam RDP itu, Darmansyah meminta perusahaan memberi penjelasan lengkap kepada DPRD dan masyarakat.
“Saya kecewa dengan jawaban saudara. Mestinya saudara harus bisa mempersiapkan kesimpulan, tidak harus menunggu jawaban pimpinan. Kalau menunggu jawaban pimpinan, kami mengundang pimpinan perusahaan, bukan saudara. Kenapa saudara yang datang?” tegas Darmansyah di hadapan peserta rapat.
Forkopimda, OPD terkait, tokoh masyarakat, ninik mamak, dan warga menghadiri RDP untuk meminta kejelasan soal bangunan tersebut.
Peserta rapat meminta pemerintah daerah dan DPRD bertindak tegas. Mereka khawatir polemik itu memicu keresahan masyarakat.
Sementara itu, PT LMTA belum menjelaskan legalitas, fungsi, dan tujuan pembangunan bangunan itu. Jawaban PT LMTA memicu ketegangan dalam rapat.
“Peserta forum menilai penjelasan perusahaan masih mengambang.”
Ketua DPRD Pessel memastikan DPRD terus mengawal persoalan itu. Ia meminta perusahaan segera memberi kejelasan kepada masyarakat.
RDP Klenteng Pulau Cubadak ini menjadi perhatian luas warga Pesisir Selatan karena menyangkut sensitivitas sosial dan keresahan masyarakat setempat terhadap keberadaan bangunan di kawasan wisata Pulau Cubadak tersebut.
Media macansumatra.com membuka kesempatan hak jawab dan hak koreksi kepada seluruh pihak sesuai ketentuan Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 demi menjaga keseimbangan informasi dan profesionalitas jurnalistik.
Sumber : Team.Dj.Dt.Rj.Intan


Tidak ada komentar