
Tualang, Siak – Kelompok Tani Pemuda Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, melaksanakan panen cabe merah bersama Komisioner BAZNAS Kabupaten Siak pada Minggu (14/12/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.
Panen yang berlangsung di lahan seluas enam borong di KM 8 Kampung Perawang Barat, tepatnya di belakang Perumahan Seruni, menghasilkan sekitar 100 kilogram cabe merah. Kegiatan ini merupakan panen ketiga pada periode tanam tahun 2025, dengan masa penanaman yang dimulai sejak Juli 2025.
Ketua Kelompok Tani Pemuda Kampung Perawang Barat, Listyo Lasmono, menyampaikan bahwa hasil panen kali ini tergolong memuaskan dan meningkat dibandingkan periode sebelumnya. Meski sempat menghadapi musim kemarau panjang, pertumbuhan tanaman tetap stabil hingga masa panen.
“Untuk biaya produksi, mulai dari awal penanaman hingga panen, per batang menghabiskan biaya sekitar Rp13.000 per pokok. Alhamdulillah, hasil panen kali ini lebih baik dari sebelumnya,” ujar Listyo.
Panen cabe merah tersebut turut dihadiri oleh Sukijo, S.E, selaku Komisioner BAZNAS Kabupaten Siak, Ketua IKJR (Ikatan Keluarga Jawa Riau) Kecamatan Tualang Sutrisno, serta Ketua IKPK (Ikatan Keluarga Pedagang Kecil) Kecamatan Tualang Siswanto. Para tamu undangan juga terjun langsung melakukan pemetikan cabe bersama para petani.
Dalam kesempatan tersebut, Sukijo menyampaikan bahwa BAZNAS Kabupaten Siak pada tahun 2026 akan lebih fokus mendukung program ketahanan pangan dan peternakan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan semangat bertani sekaligus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
“Kami ingin petani semakin bersemangat, sehingga penghidupan ke depan bisa lebih mapan dan gemilang,” kata Sukijo.
Sementara itu, Listyo Lasmono berharap adanya perhatian yang lebih besar dari BAZNAS dan Pemerintah Kabupaten Siak terhadap sektor pertanian, khususnya dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan daerah.
“Petani adalah benteng utama ketahanan pangan. Kami sangat membutuhkan peran pemerintah, mulai dari proses penanaman hingga pemasaran hasil panen, terutama agar harga jual di pasar tetap stabil. Dengan begitu, petani bisa menjadi lebih kuat, bersemangat, dan bermartabat ke depannya,” tegasnya.
Menutup kegiatan, Komisioner BAZNAS Kabupaten Siak mengajak para petani dan masyarakat untuk terus membangun semangat bertani melalui pembentukan kelompok tani yang solid serta menyusun program-program produktif yang mendukung ketahanan pangan daerah.
“Silakan ajukan program ke BAZNAS untuk mendapatkan dukungan. Setelah berhasil, mari salurkan zakat melalui BAZNAS Siak agar dapat kembali membantu petani dan masyarakat lain yang belum tersentuh. Dari kita, untuk kita,” pungkas Sukijo.
Sumber: (Ronal Munthe)
MacanSumatra.com


Tidak ada komentar