Gudang Pertanian Pessel Terbakar, Aset Rp1,5 Miliar Hangus

Redaksi MacanSumatra
4 Sep 2026 11:47
Peristiwa 0 37
3 menit membaca

PESISIR SELATAN, MACANSUMATRA.COM — Kobaran api yang melalap gudang aset Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan, Kamis (3/9/2026), tak sekadar meninggalkan puing dan kendaraan hangus. Kebakaran di Jalan Pramuka, Painan Selatan, itu sekaligus memunculkan persoalan lebih besar: puluhan kendaraan dan peralatan pertanian milik pemerintah lenyap dalam satu peristiwa dengan kerugian sementara ditaksir mencapai Rp1,5 miliar.

 

Sedikitnya 62 unit sepeda motor dinas terbakar. Api juga menghanguskan hydro tiller, genset, obat-obatan pertanian serta sejumlah aset lain yang tersimpan di dalam gudang.

 

Tidak ada korban jiwa. Namun besarnya aset publik yang musnah membuat penyelidikan penyebab kebakaran dan inventarisasi menyeluruh menjadi penting. Terlebih, gudang tersebut diketahui menyimpan mesin, pestisida, kendaraan roda dua dinas lama hingga arsip.

 

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Selatan, Hamdi, membenarkan kebakaran tersebut. Pihaknya masih melakukan pendataan terhadap barang-barang yang tersimpan di dalam gudang.

 

Api Padam, Pertanyaan soal Aset Belum Selesai

 

Laporan kebakaran diterima Satpol PP dan Damkar Pesisir Selatan sekitar pukul 11.42 WIB. Regu A dibantu Regu C bergerak ke lokasi dengan mengerahkan satu unit mobil pompa berkapasitas 5.000 liter serta satu unit kendaraan suplai dari BPBD Pesisir Selatan.

 

Kepala Satpol PP dan Damkar Pesisir Selatan, Dongki Agung Pribumi, mengatakan proses pemadaman, pendinginan hingga overhaul berlangsung sekitar tiga jam.

 

Petugas menghadapi situasi yang tidak ringan. Gudang menyimpan sejumlah material dan peralatan yang mudah terbakar. Di sisi lain, api harus secepat mungkin dibendung agar tidak merambat ke bangunan dan permukiman di sekitarnya.

 

Upaya itu berhasil. Empat rumah permanen beserta isinya yang berada di sekitar lokasi dapat diselamatkan. Nilai aset yang berhasil diamankan tersebut diperkirakan mencapai Rp700 juta.

 

“Alhamdulillah, api tidak meluas ke permukiman. Empat rumah permanen beserta isinya yang berada di sekitar lokasi berhasil diselamatkan,” ujar Dongki.

 

Pemadaman melibatkan Damkar, BPBD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Polsek IV Jurai, INAFIS Polres Pesisir Selatan dan masyarakat setempat.

 

Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Selatan, Zainal Arifin, juga turun langsung ke lokasi kebakaran.

 

Rp1,5 Miliar Hangus, Inventarisasi Harus Dibuka

 

Kini api memang telah padam. Tetapi urusan kebakaran tersebut belum seharusnya berhenti pada pendinginan puing.

 

Angka Rp1,5 miliar masih merupakan estimasi kerugian sementara. Pemerintah daerah perlu memastikan inventarisasi dilakukan secara terukur: aset apa saja yang terbakar, berapa nilai buku dan kondisinya sebelum kejadian, serta bagaimana mekanisme pengamanan gudang selama ini.

 

Pertanyaan itu penting karena yang musnah bukan semata tumpukan barang di sebuah bangunan, melainkan barang milik daerah yang pengelolaannya melekat pada tanggung jawab pemerintah.

 

Terlebih, sedikitnya 62 kendaraan roda dua berada dalam satu gudang bersama mesin pertanian, genset, pestisida dan barang lainnya. Setelah keadaan darurat teratasi, evaluasi terhadap mitigasi kebakaran, sistem penyimpanan, keamanan instalasi serta kelayakan gudang menjadi pekerjaan berikutnya yang tak kalah penting.

 

Namun kesimpulan mengenai penyebab maupun ada-tidaknya kelalaian tidak dapat ditarik sebelum pemeriksaan selesai.

 

Hingga Kamis sore, lokasi telah dinyatakan terkendali. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Karena itu, pertanyaan paling menentukan kini bergeser dari seberapa besar api membakar gudang menjadi: apa yang memicunya, dan apakah musnahnya aset publik senilai miliaran rupiah sebenarnya dapat dicegah?

 

Jawaban atas pertanyaan itu akan menentukan apakah kebakaran ini berhenti sebagai musibah, atau justru menjadi momentum untuk membongkar kelemahan pengelolaan dan perlindungan aset pemerintah daerah.

Dj/ RF biro Pesisir selatan

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    x
    x