
Padang, 30 April 2026 — Gugus Depan 09.069 dan 09.070 Pangkalan SMP Negeri 38 Padang sukses menggelar Apel Gelar Pasukan Penggalang pada Kamis (30/4). Acara ini juga menjadi momen penting bagi penyerahan Sertifikasi Pramuka SMPN 38 Padang yang berskala nasional. Pihak sekolah menyerahkan Sertifikat Kompetensi BNSP RI kepada sejumlah Pembina dan Pelatih Pramuka di lapangan upacara sekolah.

Prosesi penyerahan sertifikat dan pemasangan brefet kepada pembina Pramuka Di SMP 38 Padang

Sekitar 40 peserta menghadiri kegiatan ini. Peserta tersebut meliputi Pembina, Pelatih, pengurus Kwartir Ranting Lubuk Kilangan dan Lubuk Begalung, serta para siswa. Apel ini bertujuan untuk memperkuat kedisiplinan anggota. Selain itu, acara ini menjadi ajang peningkatan kualitas SDM kepramukaan di Kota Padang.

Pada acara inti, panitia menyerahkan sertifikat kepada para Pembina yang telah lulus uji kompetensi di TUK LSP IKN–UBH. Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) menerbitkan sertifikat ini melalui LSP Instruktur Kepanduan Nasional.

Penerima sertifikat kompetensi berfoto bersama usai kegiatan
Beberapa tokoh yang menerima Sertifikasi Pramuka SMPN Padang ini antara lain:
Akademi Kepanduan Indonesia juga melakukan pemasangan brefet sebagai simbol profesionalisme. Setelah apel, Drs. Adzanil Prima Septy, M.Pd., Ph.D., memberikan materi penguatan tentang Kurikulum Outcome Based Education (OBE). Beliau menekankan bahwa sertifikasi ini mengubah citra Pramuka. Kini, Pramuka bukan sekadar ekstrakurikuler biasa, melainkan wadah pembangunan karakter yang kompetitif.
Agus Rindo selaku Ketua Pelaksana menegaskan bahwa langkah ini adalah bentuk transformasi. “Kami ingin pembinaan Pramuka lebih profesional dan terstandar secara nasional,” ungkapnya. Melalui Sertifikasi Pramuka SMPN Padang ini, sekolah berharap dapat menjadi model bagi satuan pendidikan lain dalam mengintegrasikan kegiatan kepanduan dengan sistem sertifikasi resmi.
Sumber : Kepala SMPN 38 Padang
Editor : Amelia Suryani C.ILJ


Tidak ada komentar