Kemarau Melanda, Kodim Boyolali dan Ratusan Jamaah Gelar Shalat Istisqa, Mohon Hujan dan Keselamatan dari Karhutla

Redaksi MacanSumatra
1 Sep 2026 11:52
2 menit membaca

BOYOLALI, MACANSUMATRA.COM — Kemarau melanda Kabupaten Boyolali dan sejumlah wilayah sekitarnya. Kondisi tersebut meningkatkan risiko kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menghadapi kondisi itu, Kodim 0724/Boyolali bersama Forkopimda dan berbagai elemen masyarakat menggelar Shalat Istisqa di Lapangan Apel Makodim 0724/Boyolali, Jalan Padanaran, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Senin (31/8/2026).

Ratusan Jamaah Mohon Hujan

Ratusan jamaah mengikuti Shalat Istisqa di tengah teriknya matahari. Mereka memanjatkan doa kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang membawa rahmat, kesejukan, keberkahan, dan manfaat bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi ikhtiar spiritual masyarakat untuk menghadapi kemarau. Jamaah juga mendoakan keselamatan dan kelestarian lingkungan.

Selain itu, kegiatan ini mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap ancaman karhutla. Masyarakat perlu menjaga lingkungan dan menghindari tindakan yang dapat memicu kebakaran.

TNI-Polri dan Pemerintah Bersinergi

Kasdim 0724/Boyolali Mayor Inf Sri Suraya menghadiri kegiatan tersebut bersama jajaran TNI-Polri dan Pemerintah Kabupaten Boyolali.

Hadir pula perwakilan Kejaksaan Negeri Boyolali, Kementerian Agama, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat.

Sinergi tersebut menunjukkan kepedulian bersama dalam menghadapi dampak kemarau. Kolaborasi berbagai pihak juga penting untuk mengantisipasi potensi karhutla.

Jamaah Perbanyak Istighfar

Ust. Widodo, S.Ag., bertindak sebagai imam sekaligus khatib. Dalam khutbahnya, ia mengajak jamaah memperbanyak istighfar dan melakukan introspeksi diri.

Ia juga mengingatkan jamaah agar memohon ampun kepada Allah SWT. Menurutnya, kondisi kekeringan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan kepedulian terhadap alam.

Jamaah kemudian memanjatkan doa dengan penuh harap. Mereka memohon hujan yang bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan air, menyuburkan tanah, dan menyejukkan udara.

Perkuat Kemanunggalan TNI dengan Rakyat

Jamaah juga mendoakan agar hujan membantu mengurangi risiko karhutla. Mereka berharap masyarakat Boyolali mendapat keselamatan, kesehatan, dan keberkahan.

Kodim 0724/Boyolali menjadikan Shalat Istisqa sebagai momentum untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Menghadapi kemarau, seluruh pihak perlu meningkatkan kesiapsiagaan. Masyarakat juga harus menjaga lingkungan dan memperkuat semangat gotong royong.

Melalui sinergi pemerintah, TNI-Polri, dan masyarakat, Boyolali diharapkan mampu melewati musim kemarau dengan aman. Doa dan ikhtiar bersama diharapkan membawa hujan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Sumber: Agus Kemplu

Editor: Amelia Suryani

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    x
    x