Sujarwo anggota Dprd kab.siakSIAK – Dukungan terhadap kader muda pengusaha untuk mengambil peran strategis dalam pembangunan daerah terus menguat. Ketua Dewan Kehormatan BPC HIPMI Siak sekaligus mantan Ketua Umum BPC HIPMI Siak, Sujarwo, menyatakan dukungan terhadap kader HIPMI yang mengikuti proses pencalonan Direksi PT Kawasan Industri Tanjung Buton (PT KITB).
Menurut Sujarwo, langkah tersebut bukan sekadar pencalonan individu. Ia menilai keikutsertaan kader HIPMI dalam seleksi direksi BUMD strategis itu mencerminkan kesiapan generasi pengusaha muda untuk memimpin dan membawa perubahan nyata bagi daerah.
“Ini bukan soal orang per orang. Ini soal kapasitas dan kesiapan kader HIPMI untuk memimpin. Kalau ada kader yang maju membawa semangat profesionalisme dan keberpihakan pada kemajuan daerah, tentu patut kita dukung,” tegasnya.
Selain itu, Sujarwo menegaskan HIPMI Siak secara konsisten melahirkan sumber daya manusia yang memiliki kapasitas, integritas, dan pengalaman di dunia usaha. Menurutnya, kader HIPMI terbiasa menghadapi dinamika bisnis yang menuntut ketegasan dalam mengambil keputusan serta kemampuan membaca peluang investasi.
Ia menilai dukungan terhadap kader HIPMI yang maju sebagai calon Direksi PT KITB lahir dari keyakinan atas kompetensi dan jejaring usaha yang telah terbangun selama ini.
“Kita patut bangga. Ini bukti bahwa kader HIPMI Siak memiliki pengalaman, kompetensi, serta jejaring usaha yang kuat,” ujarnya.
Sebagai BUMD strategis, PT KITB memegang peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Siak. Karena itu, kepemimpinan perusahaan dinilai harus diisi figur yang memahami dunia usaha dan mampu membangun kepercayaan investor.
Sujarwo menegaskan PT KITB tidak boleh berjalan sebatas administratif. Perusahaan tersebut harus menjadi motor penggerak ekonomi yang membuka peluang bagi pengusaha lokal dan menciptakan lapangan kerja.
Di akhir pernyataannya, ia mengajak pengusaha muda untuk tidak hanya berada di luar sistem, tetapi turut mengambil peran dalam ruang-ruang strategis pengambilan keputusan.
“Sudah saatnya pengusaha muda masuk dan mengambil tanggung jawab strategis. Jika ingin perubahan, maka harus siap berada di dalamnya,” tutupnya.
Sumber : Ronal munthe
Editor : Amelia Suryani C.ILJ


Tidak ada komentar