Penelitian Mahasiswa Ungkap Potensi Dampak Pencemaran Tanah di TPA Air Dingin Padang

Redaksi MacanSumatra
5 Feb 2026 21:19
3 menit membaca

PADANG, 5 Februari 2026 — Penelitian lingkungan Universitas Andalas di TPA Air Dingin Padang kembali menyoroti kondisi lingkungan di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Air Dingin sebagai lokasi pembuangan sampah terbesar di Kota Padang.

Tim mahasiswa menelusuri dampak penimbunan sampah bertahun-tahun terhadap kondisi tanah melalui penelitian lingkungan di TPA Air Dingin Padang. Mereka mengambil sampel tanah di beberapa zona yang sebelumnya berfungsi sebagai area penimbunan sampah aktif.

Meski sebagian kawasan telah tertutup tanah urugan dan vegetasi liar, tim peneliti masih menemukan residu limbah yang berpotensi menurunkan kualitas tanah.

Melalui penelitian lingkungan Universitas Andalas di TPA Air Dingin Padang, tim mahasiswa mengkaji potensi pencemaran jangka panjang akibat penimbunan sampah.

mahasiswa Universitas Andalas mengambil sampel tanah di TPA Air Dingin Padang

penelitian lingkungan Universitas Andalas di TPA Air Dingin Padang

“Kami mengambil sampel dari zona yang sudah tidak lagi menerima sampah aktif, untuk melihat dampak jangka panjang terhadap kondisi tanah,” ujar Fadhil Ahmad, salah satu mahasiswa peneliti di lokasi kegiatan.

Metode Open Dumping Masih Jadi Perhatian

Pengelola TPA Air Dingin masih menggunakan metode open dumping yang berpotensi menghasilkan air rembesan sampah atau lindi yang meresap ke dalam tanah tanpa pengamanan memadai.

Pantauan di lapangan menunjukkan tumpukan sampah menggunung di beberapa titik, sementara area timbunan lama tampak tertutup semak belukar. Meski terlihat mulai pulih secara visual, kondisi bawah permukaan tanah tetap menjadi fokus penelitian.

Sampel Tanah Diuji di Laboratorium

Tim mahasiswa membawa sampel tanah ke Laboratorium Teknik Lingkungan

Universitas Andalas untuk dianalisis lebih lanjut.

Universitas Andalas merupakan perguruan tinggi negeri di Padang yang aktif dalam riset lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

Dalam prosesnya, tim menggunakan peralatan standar dan mengikuti prosedur keselamatan kerja. Mereka mengkaji beberapa aspek, antara lain:

kondisi fisik tanah

potensi kandungan zat kimia berbahaya

indikasi pencemaran jangka panjang

Hasil penelitian ini memberikan gambaran ilmiah mengenai dampak penimbunan sampah terhadap kualitas tanah di sekitar TPA.

Potensi Dampak bagi Lingkungan Sekitar

Meski hasil laboratorium belum keluar, penelitian ini memberi sinyal perlunya perhatian berkelanjutan terhadap pengelolaan sampah di TPA Air Dingin.

Secara umum, pencemaran tanah berpotensi:

menurunkan kesuburan lahan

memengaruhi kualitas air tanah

berdampak pada kesehatan masyarakat sekitar

Sejumlah warga sebelumnya juga mengeluhkan bau tidak sedap serta meningkatnya jumlah serangga, terutama saat cuaca panas.

Dorongan Evaluasi Pengelolaan Sampah

Kegiatan riset ini mengingatkan pentingnya evaluasi sistem pengelolaan sampah di Kota Padang.

Pengamat lingkungan menilai bahwa tanpa sistem pengelolaan yang lebih modern dan berkelanjutan, potensi pencemaran akan terus meningkat seiring bertambahnya volume sampah harian.

Riset sebagai Langkah Awal Perbaikan

Penelitian mahasiswa ini menjadi dasar ilmiah dalam mendorong kebijakan pengelolaan lingkungan yang lebih baik.

“Kajian akademik sangat penting untuk memberikan gambaran objektif kondisi lingkungan dan menjadi bahan evaluasi ke depan,” ujar salah satu dosen pendamping penelitian.

Kesimpulan Investigasi Ringan

Meski belum menyimpulkan adanya pencemaran secara pasti, riset ini menjadi langkah awal penting dalam memahami kondisi lingkungan di sekitar TPA Air Dingin.

Sumber: Wawancara langsung dengan tim mahasiswa Teknik Lingkungan Universitas Andalas di TPA Air Dingin, Kota Padang

Editor : Amelia Suryani C.ILJ

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x