Polsek Tualang Amankan Tradisi Mandi Belimau, Perkuat Sinergi Jelang Ramadan

Redaksi MacanSumatra
18 Feb 2026 11:34
Daerah 0 197
2 menit membaca

PERAWANG — Dalam rangka menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Tualang menghadiri sekaligus mengamankan kegiatan tradisi Mandi Belimau bersama masyarakat Kampung Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Selasa (17/2/2026).

Pejabat hadir dalam tradisi Mandi Belimau

Kapolsek Tualang bersama unsur pemerintah, tokoh masyarakat, dan warga menghadiri rangkaian kegiatan tradisi Mandi Belimau yang berlangsung khidmat.

Panitia dan masyarakat melaksanakan tradisi Mandi Belimau di Masjid Nurul Yaqin dan Lapangan Pujasera Kampung Pinang Sebatang. Tradisi ini merupakan bagian dari adat Melayu untuk menyambut bulan suci Ramadan. Panitia memulai kegiatan pada pukul 16.00 WIB dan mengakhirinya sekitar pukul 17.49 WIB.

Sejumlah pejabat turut hadir. Mereka terdiri dari Staf Ahli Kabupaten Siak, Camat Tualang, Kapolsek Tualang, perwakilan Danramil, Kepala Kampung Pinang Sebatang, anggota DPRD Siak, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga setempat.

Kapolsek Tualang melalui jajarannya menegaskan bahwa kehadiran Polri merupakan bagian dari tugas pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat. Selain itu, personel kepolisian juga memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan tertib.

Pengamanan tradisi Mandi Belimau di Siak

Personel kepolisian melakukan pengamanan saat pelaksanaan tradisi Mandi Belimau guna memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

“Pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung pelestarian budaya lokal. Sekaligus, kami menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujarnya.

Sementara itu, panitia terlebih dahulu membuka rangkaian kegiatan dengan seremoni resmi. Setelah itu, penghulu kampung menyampaikan sambutan kepada masyarakat. Kemudian, panitia melanjutkan kegiatan dengan tausiyah menjelang Ramadan. Selanjutnya, masyarakat bersama-sama mengikuti prosesi Mandi Belimau. Panitia menutup acara dengan doa.

 

Melalui kegiatan ini, aparat kepolisian, pemerintah kampung, dan masyarakat semakin memperkuat sinergi. Dengan demikian, mereka dapat bersama-sama menjaga keamanan wilayah menjelang bulan suci Ramadan.

 

Jurnalistik : Ronal Munthe (Kaperwil Riau)

Editor : Amelia Suryani C.ILJ

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x