
PADANG, 08 Februari 2026 – Kawasan wisata pemandian sungai di Lubuk Minturun, Kota Padang, kembali menunjukkan denyut kehidupan. “Setelah bencana galodo (banjir bandang) melanda kawasan ini beberapa waktu lalu, warga kini kembali ramai mengunjungi lokasi tersebut untuk memanfaatkan momen akhir pekan dengan berwisata alam.”
Pantauan di lokasi menunjukkan puluhan pengunjung dari berbagai usia memadati aliran sungai. Anak-anak hingga orang dewasa tampak berenang, bermain air menggunakan ban, serta berkumpul bersama keluarga di sepanjang tepian sungai berbatu. Aktivitas tersebut menjadi simbol nyata kebangkitan sosial masyarakat pascabencana.

Warga menikmati wisata pemandian Sungai Lubuk Minturun meski proses normalisasi pascabanjir bandang masih berlangsung.
Di sejumlah titik, alat berat berupa ekskavator masih terlihat melakukan normalisasi aliran sungai dan perbaikan tanggul yang rusak. Meski proses pemulihan infrastruktur masih berlangsung, kondisi tersebut tidak mengurangi minat warga untuk datang. Justru, keberadaan alat berat memberikan rasa aman karena menandakan pemerintah terus melakukan penanganan pascagalodo secara bertahap.
“Sekarang sudah mulai ramai lagi. Kami senang bisa kembali menikmati sungai ini. Mudah-mudahan ke depan makin aman dan tertata,” ujar salah seorang pengunjung.
“Aktivitas wisata yang kembali berjalan di kawasan ini diharapkan mampu menggerakkan ekonomi warga, khususnya pedagang kecil, sementara pihak terkait mengingatkan pengunjung untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem dan mengutamakan keselamatan di sungai.”
Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melanjutkan pembersihan material sisa banjir serta penguatan tanggul agar kawasan wisata Sungai Lubuk Minturun dapat berfungsi optimal dan lebih aman bagi masyarakat


Tidak ada komentar