Sumber: akhirudin, S.PD
Padang, 08 Desember 2025 — Aksi damai yang melibatkan para pekerja pelabuhan berlangsung di Pelabuhan Teluk Bayur, Kota Padang, pada Senin (08/12). Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang dilaksanakan serentak di seluruh pelabuhan bongkar muat se-Indonesia sebagai bentuk penolakan terhadap berbagai kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada keadilan dan kesejahteraan pekerja.
Sekretaris Pimpinan Daerah Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (FSPTI) Provinsi Sumatera Barat hadir langsung memberikan dukungan kepada para pekerja. Kehadirannya menjadi bentuk komitmen organisasi dalam memperjuangkan hak, keadilan, dan masa depan para pekerja pelabuhan.
“Kami datang untuk memastikan bahwa suara pekerja pelabuhan Sumatera Barat terdengar jelas. Kebijakan yang tidak berpihak kepada kesejahteraan harus segera dievaluasi,” ujarnya dalam kesempatan tersebut.
Ia juga menegaskan bahwa pekerja pelabuhan memiliki peran vital dalam rantai logistik nasional. “Tanpa pekerja pelabuhan, aktivitas bongkar muat tidak akan berjalan. Karena itu sudah sewajarnya hak dan masa depan mereka dilindungi. Kita tidak menuntut berlebihan, hanya meminta keadilan,” tambahnya.
Para pekerja yang mengikuti aksi damai menyampaikan sejumlah aspirasi melalui orasi dan pernyataan sikap. Mereka berharap pemerintah dan pihak terkait membuka ruang dialog untuk menyelesaikan masalah secara bijak dan transparan.
Aksi berlangsung tertib dan damai, didampingi pengamanan aparat setempat. Dengan digelarnya aksi serentak di banyak pelabuhan di Indonesia, para pekerja berharap pemerintah pusat segera mengambil langkah konkret demi menciptakan kebijakan yang lebih adil dan berpihak pada pekerja
Jurnalistik: Amelia


Tidak ada komentar