Bupati Siak Afni Zulkifli bersama Wakil Bupati, Ketua DPRD, dan jajaran terkait saat berjalan menuju lokasi ambruknya dermaga Pelabuhan KITB.Dermaga Pelabuhan KITB Ambruk, Bupati Siak Turun Langsung ke Lokasi
Dermaga Pelabuhan KITB ambruk di Kawasan Industri Tanjung Buton, Kabupaten Siak, pada Senin (5/1/2025) sekitar pukul 17.00 WIB. Menyikapi kejadian tersebut, Bupati Siak Afni Zulkifli bersama Wakil Bupati Siak dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi lapangan serta menyiapkan langkah penanganan awal.
Dalam peninjauan tersebut,
“Bupati Siak meninjau lokasi tersebut dengan didampingi Ketua DPRD Siak, sejumlah anggota DPRD, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Siak, serta pihak-pihak terkait lainnya.”
Berdasarkan pantauan awak media di lapangan ,
insiden ambruknya dermaga tidak menimbulkan korban luka maupun korban jiwa.
“Insiden tersebut menyebabkan satu unit mobil Avanza putih milik petugas tercebur ke perairan. Kerugian material ditaksir mencapai miliaran rupiah. Pemerintah daerah menganggap kerusakan ini sangat serius dan berencana membangun kembali dermaga sandar guna memulihkan aktivitas pelabuhan.”
Sejumlah warga dan pekerja di sekitar pelabuhan menyebut dermaga telah lama mengalami kemiringan.
“Mereka menilai konstruksi bangunan tidak cukup kokoh dan berisiko, terutama saat petugas menggunakannya untuk aktivitas bongkar muat. Menurut warga, mereka sebelumnya sudah menyampaikan kondisi tersebut kepada pihak berwenang selaku pengelola pelabuhan, namun pihak pengelola belum menangani laporan tersebut.
Regulasi kepelabuhanan nasional mengatur bahwa Kementerian Perhubungan memegang kewenangan penuh atas pengelolaan pelabuhan tersebut.”
Melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) sirkuler pada Selasa, 5 Agustus 2025, para pemegang saham PT Samudera Siak secara resmi memberhentikan jajaran direksi dan komisaris lama karena dinilai lalai menjaga potensi strategis daerah. Pemerintah daerah kemudian menunjuk jajaran pengurus baru untuk memperbaiki tata kelola perusahaan.
>>Bupati menegaskan bahwa pihaknya bersama Ketua DPRD Siak telah mendatangi Kementerian Perhubungan untuk meyakinkan bahwa BUMD Siak mampu mengelola kembali Pelabuhan KITB secara profesional.
“Namun, Kepala KSOP menyebut ambruknya dermaga ini sebagai dampak kelalaian pengelolaan pada tahun-tahun sebelumnya.
Pemerintah merancang Pelabuhan KITB sebagai proyek strategis daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat. “Kami berharap pihak terkait menangani kejadian ini secara cepat dan tepat karena sangat memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.”
Kami juga bersyukur tidak ada korban jiwa,” tutup Bupati.
Sumber : Ronal Munthe (Kapelwil macan sumtra Riau)
Jurnalistik : Amelia Suryani


Tidak ada komentar